Faculty of Medicine

Provinsi Nusa Tenggara Timur merupakan provinsi kepulauan yang wilayahnya merupakan bagian Timur dari rangkaian kepulauan Nusa Tenggara. Kepulauan dalam wilayah provinsi NTT terdiri atas dua rangkaian membentuk busur yang disebut busur dalam dan busur luar.

alt

Kedekatan letak geografik dengan benua Australia dan pada bagian Timur kepulauan Nusa Tenggara menyebabkan sebagian besar wilayah Provinsi NTT beriklim semi-ringkai (semi-arid), terutama bagian Timur pulau Sumba, bagian Utara pulau Timor dan bagian Utara dan Timur pulau Flores dan pulau-pulau di sebelah Timur pulau Flores.

Kondisi geografis dan iklim tersebut menyebabkan provinsi NTT memiliki ciri khas dibanding provinsi lain di Indonesia. Kekhasan tersebut antara lain pada segi pertanian dimana menggunakan sistem TBP (Tebas, Bakar, Pindah), peternakan dengan sistem Umbar dimana ternak diumbar dengan bebas di alam untuk mencari makan sendiri, serta kesehatan dengan penyakit khas NTT seperti Busung Lapar, Malaria, Frambusia, Filariasis, Rabies dan AKI (angka kematian ibu) yang tinggi.

Problem kesehatan selama ini belum terselesaikan karena penyebaran tenaga kesehatan yang belum merata, kurangnya tenaga kesehatan yang bersedia menetap di NTT dan kondisi alam yang kering sehingga sumber daya alam terbatas. Oleh karena itu diperlukan adanya institusi akademis, khususnya kedokteran, yang mendidik putra-putra daerah NTT sehingga menjadi tenaga-tenaga kesehatan yang bersedia ditempatkan di Provinsi NTT. Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana berdiri berdasarkan surat Dirjen Dikti no. 2122/D/T/2008, UNDANA diberi ijin penyelenggaraan Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran yang mulai menerima mahasiswa baru pada tahun akademik 2008/2009.

Profil FK Undana, Fakultas Kedokteran pertama di Provinsi NTT dapat dilihat pada tautan berikut ini

bagikan artikel di

FacebookLinkedinTwitter