Sejarah

Sejarah Fakultas Kedokteran

Pendirian FK UNDANA dilatarbelakangi oleh adanya kekurangan jumlah dokter, distribusi dokter yang tidak merata dan waktu tinggal/kerjanya yang singkat ( 1 – 2 tahun), serta masih tingginya masalah-masalah kesehatan dasar di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Saat ini semua penempatan dokter di Provinsi NTT tergantung sepenuhnya pada penempatan secara nasional. Sebenarnya sudah ada sejak lama keinginan dan wacana untuk membuka Program Pendidikan Dokter di Provinsi NTT, tetapi usaha secara serius dan sistematis baru dilakukan oleh Rektor Universitas Nusa Cendana Prof Ir. Frans Umbu Datta, M.App.Sc, Ph.D dengan membentuk Panitia Persiapan Pembukaan Pendidikan Dokter di Universitas Nusa Cendana – Kupang – NTT. Segera Panitia tersebut melakukan berbagai kegiatan mulai dari penjajagan, studi kelayakan dan sosialisasi secara nasional, di Provinsi NTT dan  ota/kabupaten se NTT, studi banding ke beberapa Fakultas Kedokteran dan PSPD yang telah maju maupun yang baru dibuka ( a.l: Universitas Indonesia, Universitas Gajah Mada, Universitas Airlangga, Unversitas Hasanuddin,  Universitas Mataram dan Universitas Lampung) untuk mendapatkan dukungan.

Pada tgl. 24 – 25 April 2007 diselenggarakan “Seminar dan Lokakarya Pendirian Fakultas Kedokteran di Universitas Nusa Cendana” sekaligus penandatanganan Nota Kesepahaman antara Universitas Nusa Cendana dengan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur, Pemerintah Kota Kupang, dan Kabupaten se NTT.

Pada tgl 5 – 7 September 2007 dilakukan “Workshop tentang Kurikulum Pendidikan Dokter di Universitas Nusa Cendana”.

Pada akhir November 2007 Panitia Pendirian Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana dipimpin oleh Rektor Undana didampingi oleh Ketua DPRD Prov NTT, Gubernur Prov NTT, Ketua Bappeda Prov. NTT, Anggota DPR RI dari NTT, Direktur RSUD Prov Dr. W.Z. Johannes Kupang mengantarkan Proposal Pendirian Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana ke Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional RI, Departemen Kesehatan RI, Konsil Kedokteran Indonesia (KKI), Komisi X DPR RI di Jakarta.

Pada tgl 13 – 15 Maret 2008 Panja Pendidikan Kedokteran Komsi X DPR RI mengadakan kunjungan kerja dan peninjauan Persiapan Pendirian Fakultas Kedokteran Provinsi NTT di Universitas Nusa Cendana.

Pada tgl 13 – 15 Mei 2008 Tim Visitasi Konsil Kedokteran Indonesia yang terdiri dari dr. Djauhari, Prof dr. Qomariah dan dr Untung Suseno melakukan visitasi kelayakan Pembukaan Program Studi Pendidikan Dokter di Universitas Nusa Cendana.

Pada tgl 11 Juli 2008 Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional RI menerbitkan surat no: 2122/D/T/2008 tentang Ijin Penyelenggaraan Program Studi Pendidikan Dokter (S1) di Universitas Nusa Cendana, disusul dengan Surat Keputusan Rektor Universitas Nusa Cendana No: 170/PP/@\2008 tertanggal 20 September 2008 tentang Pendirian Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana dan Surat Keputusan Rektor Universitas Nusa Cendana no: 171/KP/2008 tertanggal 22 September 2008 tentang Pengangkatan Dekan dan Pembantu Dekan Pada Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana, yakni sebagai Dekan: dr. A.A. Heru Tjahyono, SpOG, Pembantu Dekan Bidang Akademik: dr. Kamillus K.D. Karangora, SpPD, Pembantu Dekan Bidang Adminstrasi Umum: M. Dinah Ch. Lerik, S.Psi, MS, dan Pembantu Dekan Bidang Kemahasiswaan: dr. Andreas .N. Fernandez Lewai, SpPD.

Pendirian FK UNDANA disusul dengan seleksi penerimaan mahasiswa baru. Pada awal Oktober 2008 dilaksanakan kuliah perdana di FK Undana yang diikuti oleh 52 orang mahasiswa Angkatan I (Tahun 2008/2009). Demikian catatan mengenai sejarah berdirinya FK UNDANA.